Selasa, 24 November 2015

Paramount Hills Manado

















 




Terdapat:
Club House, 
Rumah Sakit, 
Hotel, 
Commercial Area, 
Jogging Track, 
Alfresco Dinning, 
Convention Hall.

AMETHYST HILL, cluster pertama di kawasann seluas 20,8 hektare dengan sistem kabel dan saluran air bawah tanah dan tertutup.

Sistem cluster,
Konstruksi Baja Ringan,
Rumah tidak menempel dengan tetangga (full detached/semi detached),
Row jalan besar 24m, 16m, 9m

Type 7x11, 8x11, 9x11, 10x11 & 8x15, 9x15, 10x15 semua custom home, dengan 3 design tampak : american, french, dan modern classic.

kamar tidur utama di lantai 2 ekstra besar dan kamar mandi di dalam kamar.

LT 7x11 LB 103m = semi detached
LT 8x11 LB 110m = semi detached
LT 9x11 LB 114m = full detached
LT 10x11 LB 128m = full detached










Senin, 16 November 2015

Promo SuperPro Periode 16 November - 22 November 2015




Promo SuperPro Periode 14 November - 22 November 2015








Promo 9 Nov - 15 Nov 2015


Dua Keistimewaan Properti yang Tak Dimiliki Investasi Lain

Setiap jenis investasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dibandingkan dengan jenis investasi lain, properti memiliki keistimewaan. Apakah keistimewaan tersebut?
Property is one asset class that does both, rising in value and generating income,” jelas Ishak Chandra, Managing Director Corporate Strategy and Services Sinar Mas Land dalam acara ‘Sinar Mas Land Financial Workshop: Investment in Property’, Senin (23/6) lalu. “Jadi, hanya investasi properti yang menawarkan nilai investasi yang naik serta menghasilkan pendapatan (bulanan atau tahunan).”
“Nilai properti yang kita miliki terus bertambah, selain itu kita juga bisa bisa memeroleh penghasilan dari hasil sewa properti tersebut. Oleh sebab itu, properti kerap disebut sebagai investasi yang ideal (ideal investment),” jelas Ishak.
Kelebihan kedua,  imbuh Ishak, properti juga merupakan satu-satunya kebutuhan primer yang dapat dijadikan investasi. Kebutuhan primer lain: pangan dan sandang, tidak dapat dijadikan investasi. Tetapi kebutuhan papan, yakni properti, dapat menjadi investasi.
Itulah yang membuat prospek bisnis properti akan terus baik. Kalaupun ada krisis, paling hanya melambat sesaat. “Sampai kiamat sekalipun, properti pasti akan selalu dibutuhkan manusia,” tandas Ishak, sembari bergurau.
Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang

Source:
http://www.rumah.com/berita-properti/2014/6/37137/dua-keistimewaan-properti-yang-tak-dimiliki-invest


Minggu, 15 November 2015

Tips Investasi Properti Bagi Pemula

Apakah Anda ingin mencoba memulai investasi properti? Tak ada salahnya jika Anda memulainya sekarang.
Perlu diketahui bahwa hanya investasi properti yang menawarkan kenaikan nilai investasi serta pendapatan berulang (bulanan atau tahunan). Selain itu, properti juga satu-satunya kebutuhan primer yang dapat dijadikan investasi. (Baca: Dua Kelebihan Properti yang Tak Dimiliki Investasi Lain).
Dilihat dari tingkat kerumitannya, investasi properti terbagi dua: yang memerlukan pengelolaan dan tak memerlukan pengelolaan. Bagi pemula, ada baiknya mencoba properti yang minim pengelolaan, seperti investasi tanah kosong, rumah sewa, dan apartemen sewa.

Investasi lahan kosong bisa menjadi pilihan, karena nyaris tak memerlukan perawatan. Anda hanya perlu membuat pagar yang layak, sehingga tanah Anda tak diserobot atau dikuasai pihak lain.
Kendati demikian, lahan kosong tidak dapat menghasilkan income dari sewa seperti rumah atau ruko. Namun, jika lahan tersebut berada di lokasi yang strategis, lahan bisa disewakan sebagai lokasi kafe, lahan parkir, atau pangkalan taksi.

Investasi rumah sewa (rumah kontrakan) pun laik dipertimbangkan, karena memiliki tingkat permintaan yang tinggi, terutama di kawasan yang dekat dengan akses tol, trade center, shopping mall, persimpangan jalan utama, terminal, atau dekat dengan perumahan besar memiliki fasilitas ritel, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Akan tetapi, Anda harus melakukan pengecekan secara rutin terhadap rumah sewa (kontrakan) tersebut. Rumah yang disewakan umumnya cepat rusak bila disewa oleh orang yang kurang bertanggung jawab, yang merasa rumah tersebut bukan miliknya.
Masalah juga bisa datang jika si penyewa abai membayar uang sewa. Oleh karena itu, Anda sebagai pemilik harus menyeleksi penyewa yang baik.

Investasi apartemen sewa makin menarik digeluti, karena permintaannya tinggi, terutama di area CBD (central business district), kawasan permukiman ekspatriat, dan lingkungan kampus.
Sebaliknya, jangan memiliki apartemen di lokasi yang kurang strategis. Belakangan ini banyak pengembang ‘nekad’ membangun apartemen di kawasan pinggir kota yang tak jelas pangsa pasarnya.

Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang
Source:

Pertimbangkan 10 Hal Ini Sebelum Beli Hunian Vertikal


Dalam membeli properti bertingkat jangan hanya mengutamakan soal harga saja tapi Anda juga harus mempertimbangkan masalah lokasi, status tanah, fasilitas hingga keaktifan asosiasi dalam mengelola perkembangan properti bertingkat.
Tinggal dan menempati properti bertingkat seperti apartemen memberikan beberapa keuntungan. Terlebih bagi Anda yang senang melihat pemandangan saat bangun pagi atau cahaya lampu di malam hari. Menikmati panorama, berdekatan dengan tempat kerja hingga memperoleh fasilitas bergaya resor jadi bagian ketika memilih properti bertingkat sebagai tempat hunian.
Apabila Anda sedang mencari properti bertingkat dalam waktu dekat ini, baik untuk membeli atau menyewa perhatikan 10 hal di bawah ini:
1. Lokasi
Frasa ini rasanya sudah lumrah. Mau membeli properti bertingkat atau tidak, persoalan lokasi selalu menjadi faktor utama ketika hendak menempati unit hunian. Terutama apartemen. Pastikan Anda membeli apartemen yang memiliki nilai prospek bagus berdasar lokasinya. Sehingga harganya tidak akan jatuh drastis ketika suatu saat Anda berniat untuk menjualnya. Dan cari tahu apakah apartemen yang hendak dibeli banjir peminat atau tidak.
Cari tahu juga fasilitas apa yang terdapat di sekitar apartemen pilihan Anda. Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan? Jika Anda tidak mau terjebak kemacetan dan menghabiskan waktu di jalanan berjam-jam ketika berangkat kerja, sebaiknya pilih apartemen yang lokasinya dekat dengan kantor. Atau Anda lebih memilih apartemen yang lokasinya berseberangan dengan pusat perbelanjaan dan tempat makan? Atau Anda lebih bahagia jika pilih apartemen yang berlokasi di daerah perumahan elite?
Selain lokasi apartemen, lokasi lantai di properti bertingkat itu sendiri perlu jadi pertimbangan. Seandainya Anda sudah memiliki anak atau tinggal bersama lansia, pilih unit di lantai rendah. Tujuannya agar keamanan anak-anak Anda tetap terjaga dan tak perlu menunggu lama untuk antre lift. Di samping itu, jika lift apartemen sedang bermasalah, Anda bisa memanfaatkan tangga darurat. Namun, jika Anda masih tinggal sendiri dan mau menikmati pemandangan saat pagi dan malam hari, bisa memilih unit di lantai teratas.
2. Status Tanah
Aspek lain yang perlu Anda perhatikan adalah status tanah dari properti bertingkat itu sendiri. Apakah status tanahnya berada di bawah  residensial atau komersial. Apabila status tanahnya berada dalam golongan komersial, maka nilai taksiran dan tagihan biaya-biaya untuk keperluan seperti listrik, air, kebersihan akan lebih tinggi dibanding yang berstatus residensial.
3. Area Parkir
Faktor yang wajib jadi pertimbangan Anda adalah tempat parkir. Mayoritas apartemen di kota-kota besar hanya memberikan satu lahan parkir yang mampu menampung satu mobil saja per unit. Jika Anda memiliki lebih dari dua mobil maka siap-siap mengeluarkan kocek tambahan lagi untuk menyewa lahan parkir.
Anda juga harus mencari tahu apakah area parkir di apartemen yang jadi pilihan Anda berada dalam penanganan keamanan yang ketat atau tidak? Adakah petugas sekuriti yang menjaga area parkir ini selama 24 jam? Apakah area parkirnya berada di lokasi yang tinggi atau underground?
Sebaiknya, Anda memilih unit parkir yang berdekatan dengan lift jika tinggal bersama anak atau orang tua Anda. Sehingga mereka tetap aman dan nyaman ketika berjalan menuju lift.
4. Fasilitas
Seandainya Anda mengutamakan keberadaan fasilitas maka carilah apartemen sebagai pilihan properti bertingkat, dan bukan residensial. Umumnya properti bertingkat yang terletak di kawasan perumahan seperti resident tidak menyediakan itu.
Ada banyak apartemen yang menawarkan fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran , taman bermain anak hingga ruang serbaguna untuk menunjang berbagai kebutuhan penggunanya. Meski demikian, jika Anda membeli properti sub-sale akan sangat bijaksana untuk memeriksa setiap kondisi fasilitas-fasilitas yang tersedia. Anda tentu tak akan mau membayar biaya keanggotaan di pusat kebugaran jika alat-alatnya banyak yang rusak, bukan?
5. Asuransi
Secara otomatis bangunan properti yang Anda tempati sudah diasuransikan oleh pihak pengembang. Namun, untuk perlengkapan dan peralatan Anda di dalam apartemen harus diasuransikan sendiri karena bukan tanggung jawab pihak pengembang. Anda bisa mencari asuransi yang memproteksi keseluruhan unit dan isinya. Pun jika terjadi kebakaran pada unit tetangga dan Anda terkena dampaknya, bisa diproteksi secara keseluruhan.
6. Pemandangan
Jika Anda hendak membeli apartemen untuk dijadikan investasi maka pilihlah yang bisa menyuguhkan pemandangan indah dari balkon. Harga jualnya pun bisa berbeda beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah. Bayangkan jika saat terbangun dari apartemen disambut tugu Monas atau kelap-kelip lampu di sekitar patung Bundaran HI dari jendela balkon.Siapa yang tidak tertarik?
Bila Anda memilih untuk membeli puncak teratas dari apartemen agar bisa puas menikmati pemandangan kota maka pastikan material jendela terbuat dari bahan yang kokoh. framenya juga harus terbuat dari material yang tahan lama dan mampu menahan beban angin.
7. Keamanan
Ketika hendak membeli properti bertingkat wajib memerhatikan soal keamanan. Terlebih jika Anda berniat menempatinya bersama keluarga kecil Anda. Hal-hal yang harus Anda tanyakan pada pihak penjual adalah apakah apartemen selalu dijaga dengan ketat? Ada berapa banyak petugas sekuriti yang berpatroli setiap harinya? Apakah mereka berjaga selama 24 jam? Bila Anda pernah mendengar terjadi pencurian atau perampokan di apartemen maupun kawasan sekitarnya maka hindari untuk membelinya.
8. Kepadatan
Hindari membeli apartemen yang terlalu penuh dengan penghuni. Kepadatan ini bisa menimbulkan antrean lift yang terlalu lama, susah mencari lahan parkir, dan kemacetan saat mau keluar masuk apartemen. Di samping itu tempat hunian yang terlalu padat memacu timbulnya kebisingan. Untuk menemukan kenyamanan tak ada salahnya mengeluarkan biaya lebih demi memperoleh eksklusivitas.
9. Biaya Perawatan
Bagi properti bertingkat, biaya pemeliharaan akan dikenakan pada setiap penghuni per bulannya, per 3 bulan atau per tahun. Biaya tersebut dipergunakan untuk perbaikan gedung atau renovasi. Biaya pemeliharaan ini bisa lebih mahal jika usia bangunan sudah tua. Dan ada kemungkinan biayanya selalu naik per tahun.
Biaya pemeliharaan umumnya meliputi biaya kebersihan, keamanan, perawatan gedung, dan taman. Ada juga apartemen yang memasukkan TV cable dalam biaya pemeliharaan. Untuk besar biaya ini berdasarkan luas apartemen yang Anda miliki. Misalnya, Anda tinggal di apartemen berukuran 30m² dan biaya pemeliharaan apartemen Anda Rp 7500 / m², maka biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp7500 x 30m² = Rp. 225.000.
Sebagai perbandingan bagi Anda yang sedang mencari apartemen dengan biaya pemeliharaan terjangkau bisa memilih apartemen Gading Nias dan Kalibata City. Keduanya berstatus apartemen subsidi. Gading Nias mematok biaya sebesar Rp.775.000 per 3 bulan, sedangkan Kalibata City mengenakan biaya Rp. 2,5 juta per tahun.
10. Keaktifan Asosiasi
Di Indonesia, asosiasi yang mengurusi perihal keberadaan apartemen dan perumahan adalah Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia (P3RSI). Anda harus mengecek seberapa aktif mereka dalam mengembangkan dan memelihara bangunan apartemen.
Sebelum membeli apartemen, Anda harus tahu apa motif dan tujuan asosiasi saat membangun sebuah apartemen. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui perbaikan dan pembaruan apa yang akan dilakukan asosiasi untuk kemajuan apartemen. Anda bisa bertanya kapan mereka akan melakukan pengecatan pada koridor atau halaman apartemen untuk mengubah suasana dan terhindar dari kesan kusam.
Membeli properti bertingkat sama halnya dengan properti lainnya. Jika memang Anda hendak membelinya untuk investasi pertimbangan ini wajib dijalankan. Pun bila ingin menempatinya sebagai hunian, pertimbangan ini bisa jadi panduan agar memperoleh tempat tinggal yang nyaman dan aman.
Sumber: AturDuit.com

Source:
http://www.rumah.com/berita-properti/2015/11/111326/pertimbangkan-10-hal-ini-sebelum-beli-hunian-vertikal
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...